Entri yang Diunggulkan

Pertamina : Lebih Transparan, Lebih Baik

  PEDOMAN.RAKYAT JAKARTA - Prinsip Good Corporate Government (GCG) menjadi napas penting bagi PT Pertamina (Persero).  Itu tecermin dari pen...

Direskrimsus Polda Kalbar Sita 5 Ekor Satwa Dilindungi di Sekadau

  


 

PEDOMAN.RAKYAT KALBAR - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Barat (Kalbar) mengamankan seorang pria berinisial DG (25), warga Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten diduga atas kepemilikan satwa di lindungi tak izin resmi.


Diketahui DG memiliki 5 ekor satwa dilindungi yang satu diantaranya merupakan burung elang jawa.


Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar, Kombes Pol. Juda Nusa Putra S melalui Kasubdit IV Tipidter, AKBP Sardo Sibarani S.I.K membenarkan informasi pengungkapan dugaan tindak pidana Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) tersebut.


“Benar ada kegiatan dari Unit 1 Subdit 4 Direktorat Reskrimsus Polda Kalbar yang berhasil menyelamatkan atau mengamankan 5 ekor satwa dilindungi di Kabupaten Sekadau pada hari Jumat 9 Oktober 2020” jelas AKBP Sardo Sibarani, Senin (12/10/2020)


Pengungkapan bermula dari adanya informasi dari masyarakat mengenai sebuah rumah di kecamatan Desa Nanga Mahap Kabupaten Sekadau yang memiliki hewan liar berkategori dilindungi.


Setelah melakukan pemeriksaan didapati adanya 5 ekor hewan yang diindungi yaitu 3 ekor hewan jenis Binturong, 1 ekor kucing hutan dan 1 ekor burung elang jawa.


“1 ekor burung elang jawa termasuk kategori satwa prioritas dilindungi” ungkapnya.


DG saat dilakukan pemeriksaan tidak dapat menunjukan legalitas atau izin atas kepemilikan hewan tersebut, sehingga petugas melakukan penyitaan untuk dijadikan barang bukti.


"Atas perbuatannya itu DG dikenakan Pasal 40 ayat (2) Jo Pasal 21 ayat (2) huruf a UU RI Nomor 5 tahun 1990 tentang KSDAE dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun dan denda paling banyak 100 juta Rupiah" tutup Akbp Sardo Sibarani.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel