Entri yang Diunggulkan

Kapolri Pimpin Upacara Puncak Peringatan HUT Korpolairud ke-70 Secara Virtual

  PEDOMAN.RAKYAT Jakarta - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Drs Idham Azis MSi, pimpin Upacara Puncak Per...

Polri Usulkan Penambahan Anggaran Tahun 2021 Menjadi Rp 19 Trliun

 


PEDOMAN.RAKYAT JAKARTA – Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono menyampaikan usulan tambahan anggaran untuk program kerja Polri di tahun 2021 sebesar sebesar Rp 19,668 triliun. Pagu anggaran Polri yang ditetapkan Kementerian Keuangan saat ini Rp 111,975 triliun.


Hal itu disampaikan Gatot dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (14/9/2020). Usulan itu sudah disampaikan ke Kemenkeu dan Kementerian PPN/Bappenas.


“Polri telah mengusulkan tambahan anggaran rupiah murni pada penetapan pagu alokasi anggaran TA 2021 kepada Kemenkeu dan Kementerian PPN/Bappenas sesuai surat Kapolri nomor b/5487/VIII/ren.2.3/2020 sebesar Rp 19,668 triliun,” kata Komjen Gatot Edy Pramono.


Gatot menjelaskan dari angka pagu anggaran Polri tahun 2021 sebesar Rp 111,9 triliun itu akan diprioritaskan untuk lima program, yakni pertama program profesionalisme Sumber Daya Manusia (SDM) Polri sebesar Rp 2,401 triliun.


Lalu, program penyelidikan dan penyidikan pidana sebesar Rp 5,496 triliun. Kemudian, program modernisasi alat material khusus dan sarana prasarana Polri sebesar Rp 37,900 triliun.


Keempat, program pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat sebesar Rp 17,017 triliun serta program dukungan manajemen sebesar Rp 49,159 triliun.


“Kemudian, jenis belanja yang terdiri dari belanja pegawai Rp 53,977 triliun atau 48,21 persen. Belanja barang Rp 28,707 triliun atau 25,64 persen. Belanja modal sebesar Rp 29,290 triliun atau 26,16 persen,” ujarnya.


Gatot mengatakan dari pagu anggaran tersebut belum mencukupi kebutuhan anggaran sehingga Polri mengajukan penambahan anggaran sebesar Rp 19,6 triliun. “Tentunya pada kesempatan ini, kami mohon dukungan penuh dari bapak pimpinan Komisi III,” tutur Gatot.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel