Entri yang Diunggulkan

Polri Sebut Gakkumdu Temukan 3.800 Pelanggaran Pilkada, 112 Diantaranya Naik Penyidikan

  PEDOMAN.RAKYAT JAKARTA-Mabes Pori bersama  Bawaslu dan Gakkumdu melakukan rapat kerja nasional di kantor Bawaslu dalam rangka persiapan ak...

Penggunaan Aplikasi Jamin Data Bansos Terverifikasi dan Transparan


PEDOMAN.RAKYAT Tangerang (11/5) -- Usai memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap 1 di wilayah DKI Jakarta rampung, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy terus melanjutkan kunjungan hingga ke wilayah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek). 

Pada lokasi titik pertama kunjungan di Kota Tangerang, tepatnya Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Menko PMK disambut oleh Walikota Tangerang Arief Wismansyah beserta jajaran.

Menko PMK mengaku sangat mengapresiasi upaya dan inisiatif Pemerintah Kota Tangerang dalam mempercepat proses penyaluran bansos menggunakan aplikasi. Konon, aplikasi yang disebut Sidata dan Sigacor (Siaga Corona) itu diklaim mampu menjamin data penerima bansos terverifikasi dan lebih transparan.

"Dengan aplikasi ini, baik dari segi pengiriman ataupun sasarannya sudah terverifikasi dengan baik. Saya kira ini bisa dicontoh oleh kabupaten/kota lain, meski saya yakin kabupaten/kota yang lain juga sudah mengembangkan aplikasi," ujarnya saat kunjungan di Kota Tangerang, Senin (11/5).

Menurut Muhadjir, penggunaan aplikasi itu juga sejalan dengan arahan Presiden Jokowi untuk memastikan data penerima bansos betul-betul tepat sasaran dan cepat sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Pun sekaligus menjadi rekap data untuk perbaikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Bukan hanya itu, sebutnya, aplikasi tersebut juga menunjukkan kerja sama yang sudah sangat baik dan terpadu antara pemerintah pusat, daerah, dan para perangkat kelurahan dalam menangani dampak sosial ekonomi masyarakat akibat Covid-19. Selain itu,  agar pemberian bantuan stimulus Covid-19 di Kota Tangerang tidak overlapping antara bantuan pusat dan daerah, dibedakan dengan pembagian zona wilayah kecamatan.

"Tapi perlu diingat bahwa kita akan terus melakukan evaluasi. Jadi jangan kaget kalau di tengah jalan ada perubahan-perubahan berdasarkan hasil monitoring tim saya yang disampaikan kepada Mensos dan Mendes untuk perbaikan berikutnya," ucap mantan Mendikbud tersebut.

Hingga 10 Mei 2020, perkembangan realisasi bansos presiden sudah bergerak signifikan. Tahap 1 untuk wilayah DKI Jakarta rampung 100% dilanjutkan tahap II sudah 22,2%, menyusul wilayah Bodetabek tahap I keseluruhan 8,83% dengan khusus wilayah Kota Tangerang sebanyak 5.955 KPM atau 10,76%.

"Bantuan akan terus kita salurkan sambil kita mengupayakan percepatan penanganan Covid-19. Kalau untuk Jabodetabek ini sudah ada penurunan untuk kasus positifnya, maka perhatian pemerintah akan mulai bergeser ke wilayah luar Jabodetabek yang kita taksir menjadi episentrum baru penyebaran Covid-19 ini," tandas Menko PMK.

Untuk diketahui selain mengunjungi Kelurahan Babakan, Menko PMK juga memastikan penyaluran bansos ke Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel